Free Web Hosting by Netfirms
Web Hosting by Netfirms | Free Domain Names by Netfirms

          Fights for independence Patani State

logo utusan.gif (1200 bytes)

      Patani Darussalam Independent Online News Angency, information, politik and history.. 

                                               greetings.gif (11971 bytes)

 

Web Counter

 changrec.gif - 2893 Bytes LUAR NEGERI
4 tentera AS Terbunuh  Dalam Serangan Bom di Afghanistan
KABUL: 18 Okt - Serangan bom tepi jalan membunuhkan empat askar AS di Afghanistan, di tengah meningkatnya tekanan Jumaat agar Presiden Barack Obama memerintahkan pengiriman ribuan prajurit tambahan ke negara yang telah delapan tahun dilanda perang itu.

"Dua Askar AS terbunuh dan dua orang lagi yang terluka terbunuh kemudian dalam serangan tunggal bom di Afghanistan selatan pada 15 Oktober," kata Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF) pimpinan NATO seperti dilapurkan AFP.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai serangan itu. Ribuan askar AS beroperasi di Afghanistan selatan sebagai bagian dari upaya menumpas gerakan Taliban yang menyatukan kekuatan lagi di daerah pusat spiritual mereka itu.

Korban-korban terakhir tentera itu berjatuhan ketika Obama mempertimbangkan apakah mengirim ribuan prajurit tambahan ke Afghanistan selain 21.000 prajurit yang dijanjikannya setelah ia memulai tugasnya sebagai presiden AS pada tahun ini.

Jendral AS Stanley McChrystal, panglima bagi 100.000 tentera NATO dan AS, dikabarkan meminta kepada Obama agar mengirim 40.000 tentera tambahan untuk memerangi pemberontakan yang semakin mematikan yang meluas ke berbagai penjuru Afghanistan.

McChrystal merekomendasikan strategi baru untuk mengatasi pemberontak, dengan melindungi rakyat Afghanistan sebagai pilar pusatnya, dan mendesak penambahan sumber daya untuk melaksanakan misi tersebut.

Panglima ISAF di Afghanistan selatan Mayjen Belanda Mart de Kruif mengatakan dalam wawancara dengan AFP, Khamis, antara 10.000 dan 15.000 tentera tambahan diperlukan untuk menjaga keamanan di wilayah bergolak Afghanistan selatan.

Pasukan tambahan itu akan mencakup satuan penyokung untuk brigade-brigade tersebut, kata pegawai tinggi asal Belanda itu.


Ia juga mendesak penambahan pasukan militer dan polisi Afghanistan serta pekerja sipil untuk membantu proyek-proyek pembangunan dan rekonstruksi.

Serangan-serangan Taliban terhadap aparat keamanan Afghanistan serta pasukan asing meningkat dan puncak kekerasan terjadi hanya beberapa pekan menjelang pemilihan umum presiden dan dewan provinsi pada 20 Agustus.

Terdapat lebih dari 100.000 prajurit internasional, terutama dari AS, Inggris dan Kanada, yang ditempatkan di Afghanistan untuk membantu pemerintah Presiden Hamid Karzai mengatasi pemberontakan yang dikobarkan sisa-sisa Taliban.

Lebih dari 400 tentera asing terbunuh sejak Januari, yang menjadikan 2009 sebagai tahun paling mematikan bagi pasukan internasional sejak invasi pimpinan AS pada 2001 dan membuat sokungan publik Barat terhadap perang itu merosot.

Taliban, yang memerintah Afghanistan sejak 1996, mengobarkan pemberontakan sejak digulingkan dari kekuasaan di negara itu oleh invasi pimpinan AS pada 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden, yang dituduh bertanggung jawab atas serangan di wilayah Amerika yang menewaskan sekitar 3.000 orang pada 11 September 2001.

Gerila Taliban sangat bergantung pada penggunaan bom pinggir jalan dan serangan bunuh diri untuk melawan pemerintah Afghanistan dan pasukan asing yang ditempatkan di negara tersebut.

Dalam salah satu serangan paling berani, gerilyawan tersebut menggunakan penyerang-penyerang bom bunuh diri untuk menjebol penjara Kandahar pada pertengahan Juni tahun lalu, membuat lebih dari 1.000 tahanan yang separuh diantaranya gerila berhasil lari.

Bom rakitan yang dikenal sebagai IED (peledak improvisasi) mengakibatkan 70-80 persen korban di pihak pasukan asing di Afghanistan, menurut askar.

Antara 8.000 dan 10.000 prajurit internasional bergabung dengan pasukan militer pimpinan NATO yang mencakup sekitar 60.000 personel di Afghanistan untuk mengamankan pemilihan presiden Afghanistan pada 20 Ogos, kata aliansi itu.

Pemilihan raya umum yang menetapkan presiden dan dewan wilayah itu dipandang sebagai ujian bagi upaya internasional untuk membantu menciptakan demokrasi di Afghanistan, namun pemungutan suara tersebut dilakukan ketika kekerasan yang dipimpin Taliban mencapai tingkat tertinggi.

Sekitar 300.000 tentera Afghanistan dan asing mengambil bagian dalam pengamanan pemilihan raya umum tersebut.

Masjid Kersik

Masjid Telukmanok

Kota Patani & Sri Patani

Demonstrasi di Tabal

 

Home